UI/UX Case Study : DompetKu Overview

Category

UX/UI Case Study

Role

Product Designer

Partner / Client

Proclub Telkom University

Year

2023

Share This Portfolio

“DompetKu: Solusi Mudah untuk Mengelola Beberapa Akun E-Wallet dalam Satu Aplikasi” — UI/UX Case Study

BACKGROUND

Ewallet adalah sebuah akun yang digunakan untuk menyimpan uang elektronik atau yang biasa disebut dengan uang digital. Penggunaan akun ewallet semakin populer di berbagai negara di dunia karena memberikan kemudahan bagi penggunanya dalam bertransaksi secara online atau offline. Selain itu, akun ewallet juga memberikan keamanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan uang tunai atau kartu kredit.

Penggunaan akun ewallet pertama kali muncul di Amerika Serikat pada tahun 1994 dengan diperkenalkannya sistem PayPal. Kemudian, pada tahun 2010 muncul beberapa akun ewallet lain seperti Alipay di China dan M-Pesa di Afrika. Pada saat ini, penggunaan akun ewallet sudah tersebar luas di berbagai negara di dunia, baik untuk transaksi online maupun offline.

Di Indonesia, penggunaan akun ewallet mulai populer setelah diperkenalkannya sistem pembayaran elektronik oleh Bank Indonesia pada tahun 2011. Saat ini, terdapat beberapa akun ewallet yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, seperti GoPay, Ovo, Dana, dan LinkAja. Penggunaan akun ewallet di Indonesia tidak hanya digunakan untuk bertransaksi online, tetapi juga sudah banyak diterima oleh berbagai merchant offline sebagai metode pembayaran.

Photo by CardMapr.nl on Unsplash

PROBLEM

Banyaknya akun ewallet yang berbeda di Indonesia mungkin menjadi problem bagi masyarakat yang menggunakan lebih dari satu akun ewallet, karena mereka harus mengelola dan mengingat login dan password untuk setiap akun ewallet yang dimiliki. Ini dapat membuat mereka merasa pusing jika tidak terbiasa menggunakan banyak akun ewallet.

Selain itu, pengguna yang memiliki banyak akun ewallet mungkin juga merasa repot dengan proses pendaftaran dan verifikasi yang berbeda-beda untuk setiap akun ewallet. Pengisian saldo ke akun ewallet juga biasanya dikenakan biaya oleh penyedia jasa. Pengguna yang sering melakukan pengisian saldo ke beberapa akun ewallet mungkin akan merasa terbebani oleh biaya-biaya tersebut.

Kemudian, pengguna juga harus membuka aplikasi masing-masing e-wallet secara terpisah untuk melakukan transaksi atau bahkan hanya untuk melihat saldo. Ini sangat merepotkan karena pengguna harus membuka beberapa aplikasi untuk melakukan transaksi yang berbeda.

Namun, meskipun terdapat beberapa problem yang mungkin muncul dengan banyaknya akun ewallet yang berbeda di Indonesia, penggunaan akun ewallet masih merupakan pilihan yang populer karena memberikan kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi secara online atau offline.

Photo by Edi Kurniawan on Unsplash

SOLUTION

Salah satu solusi untuk mengatasi problem banyaknya akun ewallet yang berbeda di Indonesia adalah dengan menggunakan aplikasi yang dapat menggabungkan beberapa akun ewallet dalam satu aplikasi. Aplikasi tersebut akan memudahkan pengguna untuk mengelola dan menggunakan beberapa akun ewallet dalam satu tempat, sehingga tidak perlu membuka aplikasi masing-masing akun ewallet secara terpisah.

Aplikasi ini juga dapat memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi serta melihat saldo, karena hanya perlu menggunakan satu aplikasi untuk melakukan transaksi maupun Ketika hanya ingin melihat saldo semua akun ewallet yang dimiliki. Pengguna juga tidak perlu khawatir lagi mengingat login dan password untuk setiap akun ewallet, karena hanya perlu memasukkan satu kali login dan password untuk mengakses semua akun ewallet yang terhubung ke aplikasi tersebut.Dengan menggunakan aplikasi yang dapat menggabungkan beberapa akun ewallet dalam satu aplikasi, pengguna akan merasa lebih nyaman dan efisien dalam mengelola dan menggunakan akun ewallet yang dimiliki.

Dengan solusi yang ada diatas, saya mencoba untuk memvalidasi lagi kepada calon user.


DESIGN PROCESS

Studi kasus ini menggunakan Design Thinking sebagai dasar proses desain.

EMPATHIZE

Untuk memahami kebutuhan dari calon user, saya menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan Google Forms untuk mengumpulkan data dari responden yang memenuhi kriteria sebagai pengguna e-wallet. Kriteria responden tersebut adalah orang yang menggunakan lebih dari satu e-wallet. Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang terbuka dan tidak terikat pada jawaban yang dapat dinyatakan dalam bentuk angka, saya bisa mendapatkan informasi yang lebih mendalam.

Pertanyaan yang diajukan adalah:

  1. Apa yang Anda sukai dan tidak sukai dari proses mengelola banyak akun e-wallet?
  2. Bagaimana cara Anda mengingat dan mengelola informasi login untuk setiap akun e-wallet yang Anda miliki?
  3. Apa saja masalah yang pernah Anda alami ketika menggunakan banyak akun e-wallet secara bersamaan?
  4. Bagaimana cara Anda menyelesaikan masalah yang terjadi ketika menggunakan banyak akun e-wallet?
  5. Apa yang Anda harapkan agar tidak perlu merasa repot lagi dalam mengganti banyak akun e-wallet?

Hasil dari survey tersebut dapat dilihat di figjam berikut:

 

DEFINE

Affinity Mapping

Setelah mendapatkan hasil dari Survey, Saya mengelompokkan jawaban yang sama dari setiap partisipan dengan menggunakan Affinity Mapping.

 

How Might We

Dari Affinity Mapping diatas, muncul beberapa How Might We, diantara lain :

  • Bagaimana membuat pengguna dapat mengelola banyak akun e-wallet dengan mudah tanpa harus memiliki banyak aplikasi
  • Bagaimana caranya memudahkan pengguna untuk melakukan pengisian saldo maupun transfer dana dibanyak akun ewallet
  • Bagaimana membuat pengguna tidak perlu mengingat banyak informasil login di setiap akun e-walletnya

User Persona

BRAINSTORMING

Title

DompetKu

Description

Aplikasi DompetKu adalah sebuah aplikasi yang memudahkan pengguna untuk mengelola dan menggabungkan beberapa akun e-wallet dalam satu aplikasi. Pengguna dapat menambahkan akun e-wallet seperti GoPay, OVO, Dana, dan lainnya ke dalam aplikasi DompetKu. Dengan DompetKu, pengguna dapat dengan mudah melakukan transaksi pembayaran, mengecek saldo, dan melakukan top-up saldo e-wallet melalui satu aplikasi saja.

Feature

  • TopUp
  • Transfer
  • Scan
  • SmartTopUp

SmartTopUp adalah fitur yang terdapat dalam aplikasi DompetKu yang memudahkan pengguna untuk melakukan top-up saldo e-wallet dengan cara yang lebih efisien. Fitur ini akan secara otomatis menentukan e-wallet mana yang akan di-top up berdasarkan saldo terendah. Misalnya, jika saldo terendah ada di akun GoPay, maka fitur SmartTopUp akan secara otomatis melakukan top-up terlebih dahulu ke akun GoPay yang memiliki saldo terendah. Dengan fitur SmartTopUp, pengguna tidak perlu repot-repot memeriksa saldo setiap akun e-wallet dan melakukan top-up secara manual.

  • SmartPay

SmartPay adalah fitur yang terdapat dalam aplikasi DompetKu yang memudahkan pengguna untuk melakukan pembayaran dengan cara yang lebih efisien. Fitur ini akan secara otomatis menentukan e-wallet mana yang akan digunakan untuk membayar berdasarkan merchant yang akan dibayar. Misalnya, jika pengguna ingin membayar di sebuah toko yang yang merupakan GoPay Merchant, maka fitur SmartPay akan secara otomatis menggunakan akun GoPay untuk membayar. Selain itu, fitur SmartPay juga dapat otomatis men-splitt metode pembayaran. Misalnya, jika pengguna ingin membayar sebuah barang dengan harga Rp 1.000.000, tetapi hanya memiliki saldo OVO sebesar Rp 500.000, maka fitur SmartPay akan secara otomatis menggunakan saldo OVO terlebih dahulu dan menggunakan e-wallet lain untuk membayar sisa harga barang tersebut.

IDEATE

Flowchart

Flowchart merupakan diagram yang menggambarkan alur proses atau langkah-langkah yang harus dilakukan dalam suatu sistem. Pada tahap ini saya membuat workflow aplikasi DompetKu, sebagai acuan dalam pembuatan sketch.Disini saya membuat flow yang berfokus ke fitur utama aplikasi DompetKu yaitu Add Account,TopUp,Transfer,dan Scan.

 
User Flow

Sketch

Setelah selesai membuat flow, saya mencoba membuat beberapa sketch di kertas HVS

Sketch

High Fidelity

Setelah membuat sketch,selanjunya saya menerapkan desain dalam bentuk visual yang lengkap ke dalam High Fidelity.

 
High Fidelity

Prototype

Selanjunya saya mengonversi desain HI-FI menjadi prototipe yang dapat diklik sehingga pengguna mendapatkan pengalaman nyata dalam menggunakan aplikasi

 
Protoype

TESTING

Pada tahap testing, kami menggunakan metode usability testing dengan menggunakan tools dari maze design untuk mengevaluasi kemudahan penggunaan aplikasi DompetKu. Usability testing merupakan metode yang digunakan untuk mengevaluasi kemudahan penggunaan suatu sistem atau produk dengan melibatkan pengguna aktual dalam prosesnya. Maze design adalah salah satu tools yang banyak digunakan untuk melakukan usability testing karena mudah digunakan dan dapat membantu kita untuk mengevaluasi tahap-tahap yang harus dilalui pengguna dalam menggunakan suatu sistem atau produk.

Untuk menguji aplikasi DompetKu, kami menyiapkan skenario dengan 5 task yang merupakan fitur utama dari aplikasi tersebut, yaitu:

  • Register
  • Add Account
  • Transfer
  • Top Up
  • Scan

Task-task tersebut dipilih karena merupakan fitur yang paling sering digunakan pengguna dalam menggunakan aplikasi DompetKu. Selain itu, kami juga menyiapkan 5 penguji yang akan melakukan usability testing dengan menggunakan tools dari maze design. Dengan menggunakan tools ini dan menguji task-task tersebut, kami dapat mengetahui sejauh mana kemudahan penggunaan aplikasi DompetKu bagi pengguna aktual.

Setelah melakukan usability testing dengan menggunakan tools dari maze design, kami mendapatkan hasil usability score sebesar 93 dari 5 penguji yang menggunakan aplikasi DompetKu. Ini menunjukkan bahwa aplikasi DompetKu dapat digunakan dengan mudah dan efisien oleh pengguna.

Hasil Usability Testing

Untuk detail hasil testing per skenario, dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Berdasarkan hasil usability testing yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa aplikasi DompetKu dapat digunakan dengan mudah dan efisien oleh pengguna. Hal ini ditunjukkan dengan hasil usability score yang tinggi yaitu 93 dari 5 penguji yang menggunakan aplikasi tersebut. Selain itu, hasil testing juga menunjukkan bahwa semua fitur utama yang telah diuji, yaitu register, add account, transfer, top up, dan scan, dapat digunakan dengan lancar oleh pengguna. Dengan demikian, aplikasi DompetKu dapat menjadi pilihan yang tepat bagi pengguna yang ingin mengelola beberapa akun e-wallet dalam satu aplikasi dengan mudah dan efisien.

Namun meskipun aplikasi DompetKu dapat digunakan dengan mudah dan efisien oleh pengguna, terdapat beberapa kekurangan yang ditemukan selama proses usability testing. Pada bagian Top-Up, banyak pengguna yang mengalami kesulitan atau salah ketika mengklik nominal yang diinginkan, sehingga skor yang diperoleh pada skenario tersebut hanya 75. Selain itu juga, ditemukan beberapa bagian yang sebaiknya perlu ditambahkan confirmation modal seperti saat menambahkan akun e-wallet baru atau saat log-out dari aplikasi. Semua kekurangan tersebut akan diperbaiki pada tahap iterasi selanjutnya.

ITERATION

Berdasarkan hasil usability testing, saya melakukan perbaikan pada beberapa Screens.

Berikut preview dari revisi design yang saya lakukan :

Menambahkan Confirmation Modal di Screen Add E-Wallet

Menambahkan Confirmation Modal Pada Saat User Ingin Logout

Memperbaiki Prototyping di Screen TopUp

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, saat melakukan usability testing pada Top-Up screen , banyak pengguna yang melakukan kesalahan yang mempengaruhi skor kemudahan penggunaannya. Hal ini kebanyakan disebabkan oleh pilihan nominal default yang ditetapkan pada nilai 5000. Ini menyebabkan pengguna tidak mengklik halaman pilih nominal terlebih dahulu. Oleh karena itu, untuk memperbaiki masalah ini, saya melakukan perubahan dengan menghilangkan pilihan default pada nominal 5000.

Dan ini adalah preview lengkap dari mockup yang telah diperbaiki:

 

CLOSING

Dalam case study ini, saya menunjukkan bagaimana aplikasi DompetKu dapat meningkatkan efisiensi transaksi dengan menyediakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengelola beberapa akun e-wallet dalam satu aplikasi. Melalui proses ideate, design, dan testing, saya berhasil mengembangkan aplikasi yang dapat digunakan dengan mudah dan efisien oleh pengguna.

Hasil dari usability testing menunjukkan bahwa aplikasi DompetKu diterima dengan baik oleh pengguna, dengan skor usability sebesar 93. Namun saya juga menemukan beberapa kekurangan yang harus diperbaiki pada tahap iterasi, seperti beberapa bagian yang membutuhkan modal confirmation dan di beberapa bagian yang kurang mudah digunakan.

Sekian studi kasus saya, saya mohon maaf jika ada kesalahan ejaan atau kata yang tidak sesuai. Karena saya masih dalam tahap belajar untuk penelitian dan desain. Jika Anda memiliki umpan balik atau saran, silakan hubungi saya, karena hal tersebut sangat penting untuk pengembangan diri saya selanjutnya.


ILHAM ADISYAH PUTRA

Share This Portfolio

banner-shape-1
banner-shape-2
banner-shape-3
banner-shape-4